Mengatasi Elemen Berbahaya dan Limbah dari Batubara

Elemen Berbahaya
Batubara adalah zat kimia yang kompleks, yang secara alami mengandung unsur kimia, termasuk merkuri, selenium dan arsen. Pembakaran batubara dapat menghasilkan unsur yang dilepaskan dari pembangkit listrik dengan dampak yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Sejumlah teknologi digunakan untuk membatasi pelepasan unsur tadi termasuk diantaranya adalah pencucian batubara, perangkat kontrol partikulat, fluidised bed combustion, activated carbon injection dan FGDs (desulfurisasi gas buangan). Pilihan teknologi mitigasi tergantung pada unsur yang ada dan sasaran standar mutu udara setempat. Penelitian terus berlangsung untuk mengembangkan penyerap yang lebih baik dan pelarut yang akan meningkatkan kinerja FGD sehubungan dengan penghapusan jejak unsur yang berbahaya.

Limbah
Pembakaran batubara menghasilkan limbah yang umumnya terdiri dari bahan mineral yang tidak mudah terbakar, bersama dengan sejumlah kecil karbon yang tidak bereaksi. Produksi limbah ini dapat diminimalkan dengan pembersihan batubara sebelum pembakaran. Hal ini merupakan metode dengan biaya efektif untuk mendapatkan batubara berkualitas tinggi, seraya membantu mengurangi limbah pembangkit listrik dan meningkatkan efisiensi. Lebih lanjut, limbah dapat diminimalkan melalui penggunaan teknologi efisiensi tinggi pembakaran batubara.

Memang, selama ini sudah ada peningkatan kesadaran pada potensi untuk memproses limbah pembangkit listrik menjadi bahan yang berharga untuk digunakan terutama dalam industri konstruksi dan teknik sipil. Berbagai macam kegunaan telah dikembangkan untuk memanfaatkan limbah batubara, termasuk terak boiler yang digunakan di permukaan jalan, limbah pembakaran fluidised bed digunakan sebagai kapur untuk pertanian dan fly ash untuk semen.
thumbnail

Artikel Terkait Aspek Lingkungan Batubara :





 
Copyright © 2013. - www.JualBatubara.com
Informasi Batubara Indonesia